Minggu, 03 Mei 2020

munafik nya s'orang pemimpin

Oleh : dr Danke Soepriatna

Ingat, siapa yang ngomong di bawah ini :

“Duitnya ada, ada data kalau uang kita di LN sekitar 11.000T, dan informasi yang saya kantongi, lebih banyak lagi…”

Atau Ini :

“Kalau saya jadi Presiden, pengangguran kita gaji, ibu-ibu dikasih kartu belanja, ada kartu sembako, dan lain-lain…”

Atau Ini :

Ibukota akan kita pindahkan,

Namun pada kenyataanya :

Hutang semakin menggunung, pengangguran tambah menumpuk, harga sembako tidak terkontrol, BUMN rugi, dana haji diembat, duit bpjs disikat, jiwasraya dirampok bersama-sama.

Dan yang lebih parah dan menyakitkan lagi, adalah ketika akan menyatakan perang melawan Corona, Rakyat disuruh nyumbang!!!

Jelas, kamu itu miskin, tapi sombong.
Negara ini lemah, tapi kamu pongah.

Mau lockdown kebingungan tidak punya planning, ketahanan pangan, dan lain-lain.

Makanya,
Berhenti membual!!!
Stop berbohong dan menaruh janji!!!
Kami tahu negara ini seperti apa.
Akui saja kalau kamu memang gagal dan hancur di segala bidang.

Kamu boleh gagal, akui itu. Aku bisa maklum.
Tapi berhentilah bersikap jumawa dan pongah. Allah benci itu.

Sedikit saja kalian itu jadi manusia normal, yang punya simpati dan empati.

Itu, bangsamu, rakyatmu…
Para petugas medis yang rela mempertaruhkan hidup mereka dalam resiko besar, sedang kesulitan besar mendapatkan peralatan.
Tapi kalian masih bergembira dengan wacana pindah ibukoa.
Kalian seperti menggelar pesta makan di tengah wabah kelaparan.

Kalian boleh gagal jadi pemimpin, tapi masih ada waktu untuk tidak gagal jadi manusia.

Berhenti dengan narasi yang tidak berarti.
Kerahkan energi dan kekuatan untuk menyelamatkan bangsa ini.

Saatnya menjadi Otoriter!!!
Ada saatnya gaya kepemimpinan berubah, sesuai situasi yang dihadapi.

Kau bisa instruksikan dan ancam di bawah senjata pabrik-pabrik untuk memproduksi APD, masker, dan lain-lain.

Bukankah ide kalian begitu berlian saat menaikan iuran BPJS?
Malahan bisa mengerahkan jasa penagih???

Bukankah kalian begitu tegas memutus layanan kesehatan ketika rakyat menunggak iuran???

Kapan kalian akan berpihak pada rakyat???

Tolong, hentikan segala omong kosong. Hentikan wacana pindah ini pindah itu. Selesaikan dulu musibah ini.

Apa kabar para konglomerat dan taipan yang selama ini menghisap kekayaan negara???

Apa sumbangan mereka???

Hah? Tidak ada?? Makanya rakyat disuruh menyumbang???

Apa? Mereka, keluarga, dan kerabat mereka sudah merasa aman di Singapore dan tempat bersembunyi lainya???

Aah…
Itu cerita biasa.
Aku sudah tahu tabiat ras parasit itu. Kan, ini bukan pertama kali terjadi.

Kalau aku punya kuasa seperti kamu, akan aku larang mereka kembali, akan aku ambil seluruh asset mereka.
Enak saja, di saat ada duit di sini, mereka yang menari. Di saat ada bencana, mereka yang duluan kabur.
DASAR PARASIT!!!

Mungkin, sebagian orang akan mengatakan, aku penuh kebencian terhadap pemerintah.

Dan akan aku katakan, bukan aku yang benci terhadap pemerintah.
Tetapi pemerintah yang tidak peduli dan tidak sayang pada rakyatnya.

Di saat masih ada waktu buat prepare kalian asyik membahas omnibus law.

Di saat masih ada luang buat persiapan perang, kalian malah asyik bercanda dan berkelakar.

Di saat ada yang peduli dan berinisiatif untuk tindakan preventive, kaliam bully ramai-ramai, kalian tuduh mencari panggung. Kalian takut muka jelek dan hati busuk kalian semakin terkuak…

Dan di saat kita lagi berperang, nyawa sudah banyak melayang, korban berjatuhan, peralatann kurang, kalian masih bisa menyeringai membahas pindahan ibukota.

So… Be it…!!!
From now on, if any of you don’t like my posts, either you my friend or not.
I don’t care.
I’ll not change my mind against this pathetic rezim.
You can unfriend me, block me, or what so ever. I don’t care anymore.

And,
If you ask me what I’ve done to help in this situation?
I’ll send it to your personal mail. Not in public…

I am who I am.

Editor : Setyanegara

Kamis, 30 April 2020

save the words

SEDEKAH KREATIF ::

1. Siapkan nasi bungkus  dari rumah.  Berikan ke orang yang kira-kira membutuhkan seperti pedagang kecil, pengemis, orang gila, pengamen, anak terlantar dll. Enggak usah banyak-banyak  misal 1 bungkus setiap harinya.

2. Laundry/cucikan Mukena secara berkala musholla yang ada di sekitar lingkungan kita.

3. Berkala beli Mukena baru, misal 3 bln sekali. Malu dong sama Allah pake itu-itu melulu, yang lama disedekahkan.

4. Bawa Mukena ketika akan berpergian. Tinggalkan di masjid/ musholla yang kita singgahi.

5.  Beli kamper/pengharum baju. Taruh di kumpulan mukena di masjid/musholla yang kita singgahi

6. Bungkus perlengkapan shalat (Mukena, sarung, sajadah, kopiah, Al Qur'an jadikan parcel ketika lebaran. Berikan ke satpam komplek atau tukang kebersihan komplek atau office boy di kantor. InsyaAllah pahalanya mengalir.

7. Beli beberapa pasang sandal cepit, taruh di kantor, musholla atau masjid untuk digunakan ketika berwudhu.

8. Beli perlengkapan untuk membersihkan toilet, juga pengharum ruangan, dan berikan secara berkala ke masjid-masjid.

9. Bagi yang shalat Jum'at, datang 15 menit lebih awal. Bantu bersih-bersih dan beres-beres.

10. Kumpulkan botol minuman plastik/botol bekas shampoo dll, setelah banyak berikan ke pemulung.

11. Kalau beli minum dalam kemasan, kalau ada sisa bawa pulang. Airnya bisa disedekahkan untuk tanaman (sedekah alam), dan wadahnya dikumpulkan, kalau sudah banyak dikasihkan pemulung..

12. Beli beberapa burung yang murah saja, lepaskan ke alam bebas.

13. Beli makanan kucing siap saji dalam toples, taruh di tas. Ketika di jalan ketemu kucing liar, berikan.

14. Beli barang diskonan di supermarket agak banyak. Misal detergent, minyak goreng, sabun, buku tulis, pulpen kemudian bungkus cantik hadiahkan ke panti asuhan atau rumah singgah.

15. Jangan nawar ke pedagang kecil, kalau bisa justru kasih lebih.

16. Beli tissue atau keperluan yangsederhana di pedagang kecil yangkita jumpai, misal tissue 2000 rupiah, ikat rambut atau peniti sudah cukup bikin mereka senang.

17. Ketika makan di kaki lima ada pengemis atau anak terlantar, beliin mereka seporsi  seperti yang kita makan.

18. Siapa yang suka jualan makanan kecil di kantor? Gratisin buat yangbuka puasa. Kebayangkan gorengan 2000 bisa bikin kita masuk surga. In syaa Allah.

19. Ada pembangunan masjid? Bisa bikin gorengan? Berikan beberapa ke pekerja.

20. Selalu siap jika dimintai tolong tenaga, jika sedekah materi belum bisa kita lakukan.

21.  Bayarlah lebih ketika naik angkot yang supirnya kakek-kakek atau bapak tua.

22. Kasih tips lebih buat ibu/abang ojek online kalo kira-kira jaraknya jauh dan juga kondisi mereka yang kira-kira memprihatinkan (tua misalnya).

23. Ketika di bis/ angkot. Bayarin nenek-kakek yang keliatan kurang mampu atau suami istri yang buta.

24. Pas bulan Ramadan. Diperkirakan buka puasa diperjalanan. Angkot, bis, kereta, busway etc. Siapkan beberapa air mineral (gelas) pas adzan bagi-bagi. Kebayang beli 5000 aja udah dapat 10, Kita dapat 10 pahala beri minuman orang berbuka. In sya Allah.

25.  Tawarkan temen kita yang searah, Jika kita bawa kendaraan.

26.  Pada saat di perjalanan bersama keluarga mampir di toilet masjid biasakan anak laki-laki diberi tugas bersihin toilet dan tempat wudhu.

27. Rutin mensortir mainan anak  kita. Buy 1 give 1. Ketika beli mainan baru harus ada 1 mainan yang disedekahkan ke temannya atau panti asuhan.